Arsip untuk Februari, 2012

Life is like a jet plane, we’ll never know how fast we are, till we’ve reached our destination

Ya, seperti itulah hidup. Betapa cepatnya waktu bertransformasi hingga saya tak sadar sudah menginjak angka 21. Fuck, I was 21! Yeah, I’m getting old baby! Tepat di tanggal 13 Februari ini genap 21 tahun sudah umur saya di bumi. Banyak hal yang telah terjadi, banyak peristiwa yang telah memfosil di hati dan masih bisa berdiri di sini adalah suatu mukjizat tersendiri.

I’m growing up and always growing up just like a plant. Every year, every month, every week, every day, every hour, every minute and every second, I always elvove to be a new human. 21 has came to me and I’m excactly ready!

21 merupakan angka yang dramatis. Usia 21 adalah fase dimana kita telah sukses melewati masa post-remaja. Dan di usia 21, negara sudah resmi menjamin kedewasaan kita. Apa?? Dewasa??? Oh nooo…. Just pull it away from my way! I hate that! Dewasa. Kenapa semua orang harus dewasa? Ok, mungkin secara biologis dan seksual saya sudah dewasa. Tapi untuk dewasa seutuhnya, I say NOOO…..!!! Banyak orang yang masih menganggap saya masih anak kecil, banyak pula yang bilang saya ini terlalu kekanak-kanakkan, dan saya benarkan itu. Pola pikir saya masih stagnan seperti anak usia 13 tahun, sedangkan seksualitas saya diprogress seperti pria berumur 33 tahun (hehe, curhat!). Mendengar kata ‘dewasa’ bulu kuduk saya langsung berdiri. Dewasa adalah suatu hal yang menyeramkan. Menikah, punya anak, jadi suami dan ayah? Oh tidaaak, itu sangat menyeramkan! Saya belum mau terkontaminasi oleh dunia baru yang bernama KEDEWASAAN. Biarkan saya bernapas sejenak untuk menikmati salah satu orbital hidup saya. Biarkan saya hijrah ke Neverland bersama para dedengkot Peterpan. Atau biarkan saja saya tersesat dengan Alice di Wonderland.

I’m not mature yet, it’s Ok! Is it a problem? Kenapa kita harus memaksakan diri menjadi dewasa jika kita belum siap menjadi dewasa. Kedewasaan bukanlah suatu hal yang bisa dipaksakan. Saya tak peduli jika harus dewasa 10 atau 100 tahun lagi. Biarkan kedewasaan itu tumbuh dengan sendirinya. Everything goes automatic, but maturity should be still naturally! Kedewasaan bukanlah sebuah doktrinasi. Kedewasaan adalah suatu hal yang alami. Semua ada waktunya. Makan ada waktunya. Tidur ada waktunya. Begitu pun dengan kedewasaan. Kita tak bisa mencegah atau memaksakannya karena hanya waktulah yang berkuasa. Jadi, jangan coba tanyakan kapan saya akan dewasa. Tanyakan saja itu pada Tuhan karena hanya Dia-lah yang bisa menjawabnya.

Ok, cukup bicara mengenai kedewasaannya. Bertambah umur berarti berkurang usia kita. Dan itu sama menyeramkannya dengan kata dewasa.

At every occasion, I’ll be ready for the funeral
At every occasion, once more, it’s called funeral
At every occasion, oh, I’m ready for the funeral
At every occasion oh one billion day funeral
(Band Of Horses – The Funeral)

Mendengar lirik lagu Band Of Horses di atas, saya langsung merinding. Setiap saat, kematian bisa saja datang menjemput. Setiap saat, upacara pemakaman bisa saja dilangsungkan. Dan lagi-lagi saya BELUM SIAP. Dosa-dosa saya, entahlah… jangan coba suruh saya untuk menghitungnya. Untuk seseorang yang percaya akan kehidupan sesudah mati seperti saya, jelas saya bukan apa-apa. Jika bicara soal agama atau ketuhanan, saya masih tertahan pada titik kegamangan. Dan di angka 21 seperti sekarang ini, saya dipressure lebih keras lagi. Saya harus mulai mencari tau arti esensi saya di bumi. Saya harus semakin mengenali Sang Pencipta eksistensi diri. Kematian itu sungguhlah teramat sulit untuk dimengerti dan mengalaminya adalah suatu hal yang pasti.

To the outside: the dead leaves lay on the lawn
For then don’t have trees to hang their own

Biarlah kedewasaan dan kematian tetap menjadi suatu misteri. Tuhan tahu siapa diri saya lebih dari siapapun. Dewasa dan mati ada pada kehendaknya. Saya hanya bisa berdoa untuk segala hal yang indah dan terbaik bagi saya. Tuhan, terima kasih Kau masih mempercayai satu nyawa dalam tubuhku ini! Terima kasih Kau izinkan aku untuk memanjangkan hidupanku satu tahun lagi!

Just shut up your fuckin mouth, Rosmen!
Just be brave and let it all on the rule. God has given you once more chance.

So, happy birthday weirdo! This ain’t ending!

image

Pernahkah kamu merasa jadi orang paling bodoh di dunia? Bengong gak jelas, gak ada inspirasi. Enggak tau apa yang harus dilakuin. Mungkin iItulah sebabnya saya jadi jarang ngeblog akhir-akhir ini. Saya gak tau apa yang harus saya tulis. Saya gak tau harus berkarya apa. Semua terkungkung begitu aja. Otak saya beku seketika seperti terkena hipotermia luar biasa. Dingin menggila. North pole stuck on my head. It froze and really sucks!

Inspirasi. Semua bermula pada inspirasi. Dan inspirasi itu susah-susah gampang buat dicari. Nyari inspirasi itu kayak nyari rizki. Seringkali susahnya minta ampun, tapi ada kalanya nomplok gitu aja kaya tahi ayam tetangga yang tiba-tiba nangkring di teras rumah. Ibarat tahi ayam yang kadang-kadang cair kadang-kadang padet, begitu pun dengan inspirasi. Kadang-kadang bisa langsung dicairin lewat aksi, tapi tak jarang mandeg semandeg-mandegnya kayak terasi basi.

image

Tahi ayam menjijikan, itu sudah pasti. Bau dan kotor? Absolutely! Tapi tahi ayam adalah contoh menakjubkan dari proses pencernaan makhluk hidup kebanyakan. Dia polusi, tapi bisa menjadi pupuk yang memberi benefit bagi tanaman. Dia residu, sebagaimana residu, tentu sangat beresiko bila dia gak dikeluarin. Coba rasain aja kalo kita gak BAB selama beberapa hari. Bega kan? Inspirasi bila gak dikeluarin bisa menimbulkan beberapa efek samping yang juga membahayakan seperti kegundahan hati dan degredasi aktualisasi diri. Wuiiiih…. lebaaaay!

Tahi ayam sama dengan inspirasi. Omong kosong macam apa ini? Ya, ya, ya inspirasi emang bukan tahi ayam. Tapi kalo disamain dikit gak apa-apa kan! Maklum inspirasinya lagi seret jadi yang keluarnya tahi ayam hehe.

Inspirasi itu memang complicated sekali. Gak gampang diprediksi. Tapi kalo cuman diem aja, ya kapan dapetnya. I gotta move on! It will not change till I take a chance. Bodo amat kalo tulisan ini gak jelas sama sekali. Saya cuma numpang ngeluarin e’e yang bernama inspirasi. Kalo mual dan jijik dengan tulisan ini, silakan disikat dan diguyur dengan air biar bersih (apa maksudnya sih?). Okey, that’s enough! Let’s seek inspiration and inspire the world!

Prrreeeeeeet………