My Lady Wanda 1

Posted: 24 Juni 2011 in Pet
Tag:, , , , , , , ,

Langkah kaki kecil menginjak-nginjak punggung saya yang lagi tengkurep tidur. Nyaman banget. Kayak dipijat, tapi lama-kelamaan jadi geli juga. Saat saya coba noleh ke belakang, ternyata itu ulah ‘seorang’ cewek mungil yang beratnya gak lebih dari 10 kg.

Ya, itulah si Wanda. Atau saya lebih sering nyebut dia Neneng Wanda atau Lady Wanda –biar kece kayak Lady Gaga. Kucing betina berbulu item putih itu udah hampir 3 taun ini jadi anggota keluarga besar kami. Kucing yang terlahir dari pasangan Empus Bin Ketupai (kucing saya yang mati 3 taun lalu karna ketabrak) dan Iteung Suriteung (kucing tetangga) itu brojol ke bumi tanggal 8 Desember 28 bareng ke 4 saudara kembarnya. Tapi keempat saudara kembarnya yang lain dibuang oleh babeh 2 tahun yang lalu (menyebalkan!)

Wanda itu kucing yang super aktif. Gak heran kalo namanya cukup populer di kampung, bahkan lebih populer dari saya *hiks*. Coba tanyain aja anak-anak di kampung saya satu-satu, pasti mereka bakalan tau siapa itu Neneng Wanda.

Wanda sempet ngelahirin bulan Desember taun 2009 lalu –tepat setahun nginjek usianya yang pertama. Dia hampir mati karena gak sanggup ngeluarin anaknya yang ketiga. Dua anaknya yang lain lebih dulu nongol ke bumi, yang satu warna abu-abu dan satunya lagi putih. Mungkin kalo manusia, harusnya ia buru-buru dioperasi Caesar. Tapi sepertinya keajaiban Tuhan masih berpihak padanya, ia pun berhasil terselamatkan. Mungkin itulah sebabnya kami sekeluarga begitu sayang padanya. Meski si Wanda terselamatkan, tapi anaknya –bulunya item putih kayak dia– harus diserahin pada Yang Maha Kuasa. Pun begitu dengan kedua anak yang lain, mereka mati satu persatu tanpa alasan yang jelas beberapa hari kemudian.

Sejak saat itu, ia gak pernah hamil lagi. Mungkin karena trauma atau rahimnya udah rusak. Tapi saya memang berharap ia gak akan hamil lagi. Kasian ah, takut kenapa-napa lagi.

Wanda bukan kucing yang jorok. Setiap pengen pup atau pipis, ia selalu berinisiatif pergi ke kamar mandi. Keren kan? Itu semua berkat didikan saya yang ngajarin dia hidup higinies sedari dini (gitu aja bangga!)

Mungkin ini agak kelebayan, tapi saya udah nganggep si Wanda kayak adik saya sendiri, sebagai pengganti karena saya gak punya adek cewek.

She’s my little sister. Yeah, I wanna notice you that she’s the most lovely little monster ever!

Bersambung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s